SERUPA TAPI TAK SAMA  

Musli Ishak SDN 2 GTLO

 

                  
 
                PENGUKURAN

    Pengukuran, penilaian adalah istilah yang sering kita dengar dalam dunia pendidikan hanya dalam prakteknya seringkali terjadi kerancuan dalam penggunaannya. Kenyataan ini dapat dipahami karena istilah istilah tersebut saling berhububgab satu sama lainnya. Sebagai pendidik dipandang penting mengetahui dengan baik dan benar dari istilah istilah tersebut. Selain itu dalam melakukan evaluasi ada rambu rambu yang perlu diperhatikan dan menjadi dasar melakukan evaluasi.

Pengukuran dalam Bahasa Inggeris dikenal dengan kata measurent yang diartikan sebagai kegiatan yang dilakukan untuk mengukur sesuatu yakni membandingkan sesuatu dengan criteria/ukuran tertentu atau proses pemasangan fakta fakta sustu obyek ukur dengan satuan satuan ukuran tertentu. Pemberian angka dilakukan kepada suatu atribut atau karakter tertentu yang dimilki oleh orang, atau objek tertentu menurut aturan atau formulasi yang jelas. Pemberian angka menunjukkan pemberian makna secara kuantitatif kepada objek ukur. Dengan demikian dapat dikatakan pengukuran adalah suatu proses untuk menentukan kuantitas dari suatu obyek. Pada hakekatnya mengukur adalah memberikan angka pada fakta yang diukur yang diwujudkan dalam bentuk symbol angka atau bilangan yang ditunjukkan kepada sesuatu atau objek yang diukur.

                Skala pengukuran menurut para ahli  diantaranya:

Menurut Ramli dalam tulisannya menyebutkan bahwa skala pengukuran adalah kesepakatan yang digunakan sebagai acuan atau tolak ukur untuk menentukan panjang pendeknya interval yang ada pada alat ukur sehingga alat ukur tersebut bila digunakan dalam pengukuran akan menghasilkan data.

Menurut Stanley SmithStevensIa membuat klasifikasi skal pengukuran penelitian social menjadi 4 jenis skal pengukuran yaitu;

1.      Skala nominal

Skala nominal merupakan jenis skala pengukuran yang termasuk kedalam kategori atau kelompok dari suatu obyek

2.      Skala ordinal

Skala ordinal merupakan salah satu jenis skala pengukuran dimana lambang lambang bilangan hasil pengukurannya berupa urutan atau tingkatan

3.      Skala interval

Skala interval merupakan jenis skala pengukuran yang mempunyai karakteristik mirip dengan skala ordinal yaitu memiliki urutan tertentu

4.      Skala rasio

Skala rasio adalah jenis skala pengukuran yang menghasilkan data dengan mutu yang paling tinggi

                                                                           PENILAIAN

            Penilaian adalah kegiatan mengambil keputusan untuk menentukan sesuatu berdasarkan criteria baik dan buruk dan bersifat kualitatif.

            Menurut Chittenden kegiatan penilaian dan proses pembelajaran perlu diarahkan kepada 4 hal yaitu;

1.      Penelusuran, yaitu kegiatan yang dilakukan untuk menelusuri apakah proses pembelajaran telah berlangsung sesuai yang direncanakan atau tidak.

2.      Pengecekkan, yaitu untuk mencari informasi apakah terdapat kekurangna kekuran pada peserta didik.

3.      Pencarian, yaitu untuk mencari dan menemukan penyebab kekuran yang muncul selama proses pembelajaran berlangsung

4.      Penyimpualn, yaitu untuk menyimpulkan tentang tingkat pencapaian yang diperoleh peserta didik

secara umum penilain terhadap hasil belajar dapat dilakukan denga tes tertulis, tes lisan maupun tees perbuatan, penilain kinerja, penilaian proyek, penilaian hasil peserta didik, penilaian sikap dan penilaian berbasis forto polio. Setiap teknik penilaian penilain mempunyai keterbatasan. Penilaian yang komfrehensif memerlukan lebih dari satu teknik penilaian.

            Proedur penilaian mencakup tahap perencanaan, kegiatan pemberian tugas atau sosal, observasi kinerja, pengambilan hasil observasi dan penilaian hasil akhir.

Prosedur penilaian pada tahap perencanaan dapat dilakukan melalui penilaian bertahap dan penilaian ulang.

Penilaian capaian pembelajaran melalui :

-          Penilaian ranah sikap yang dilakukan melalui observasi

-          Penilaian diri

-          Penilaian antar mahasiswa yaitu penilaian kinerja rekannya melalui bidang atau kelompok

-          Penilaian aspek pribadi yang menekankan pada aspek beriman, berakhlak mulia, percaya diri dan lain lain

-          Penilaian capaian pembelajaran yaitu penilaian ranah pengetahuan melalui berbagai bentuk tes tulisan atau tes lisan yang secara tekinis dilaksanakan secara langsung maupun tidak langsung. Secara langsung maksudnya adalah dosen dan mahasiswa bertemu secara tatap muka secara langsung

-          Penilaian pembelajaran ranah keterampilan melalui penilaian kinerja yang dapat diselenggarakan melalui praktikum, praktek, simulasi, praktek lapangan dan lain lain, yang memungkinkan pelajar untuk dapat meningkatkan kemampuan keterampilannya. Instrument penilaiannya bisa seperti rubrik. Rubrik merupakan panduan penilaian yang menggambarkan kriterian yang diingkan dalam menilai atau member tingkatan dari hasil kinerja belajar mahasiswa.

         Ada 3 macam contoh rubrik yang disajikan yaitu:

1.      Rubrik holistic yaitu pedoman untuk menilai berdasarkan kesan keseluruhan atau kombinasi semua kriteria

2.      Rubrik deskriptif yaitu memilki tingkatan criteria penilaian yang dideskripsikan dan diberikan skala penilaian atau skor penilaian

3.      Rubrik skala persepsi yaitu memilki tingkatan criteria penilaian yang tidak dideskripsikan namun tetap diberikan skala penilaian atau skor penilaian.

                                                              EVALUASI

Evaluasi berasal dari Bahasa Inggeris yaitu evaluation artinya penafsiran atau penilaian proses yang menentukan nilai untuk suatu hal atau objek yang berdasarkan pada acuan acuan tertentu untuk menentukan tujuan yang tertentu. Evaluasi adalah preses identifikasi untuk menilai apakah sebuah kegiatan atau program yang dilaksanakan sesuai perencanaan apakah berhasil mencapai tujuan atau tidak, evaluasi dilakukan untuk membandingkan hasil akhir dengan apa yang seharusnya dicapai.

ada 5 macam contoh evaluasi antara lain yaitu:

1.      Evaluasi diagnostic yaitu evaluasi ditunjukkan untuk menelaah

2.      Evaluasi selektif

3.      Evaluasi penempatan

4.      Evaluasi formatif yaitu evaluasi yang dilaksanakan

5.      Evaluasi sumatif

Lngkah langkahn untuk melaksanakan evaluasi seperti penyusunan rencana evaluasi, mengumpulkan data, melakukan verifikasi data, mengelolah dan menganalisis data, memberikan interpretasi dan menyimpulkan data, tidak lanjut hasil evaluasi

            Evaluasi dapat dilakukan pada setiap akhir pertemuan, pada setiap pekan dan setiap akhir program. Evaluasi hasil belajar sifatnya berupa tes kemampuan, yaitu mengukur sampai sejauh mana tingkat penguasaan materi pelajaran yang telah disajikan dalam kegiatan belajar mengajar.

Dengan demikian tujuan evaluasi adalah untuk memperbaiki cara pembelajaran, mengadakan perbaikan dan pengayaan peserta didik, serta menempatkan peserta didik pada situasi pembelajaran yang lebih tepat sesuai dengan tingkat kemampuan yang dimilikinya.

 

 

                                         

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini